"Farel
sahabatku
Aku
menulis surat ini sambil mengenang persahabatan kita
Yang
penuh dengan kegembiraan dan tawa
Sejak
kecil main basket bersama-sama
Berlari-larian
dikaki bukit
Kau
membuatkan aku mahkota indah dari dedaunan
Semua
itu terlalu indah untuk ku kenang
Persahabtan
kita begitu dekat
Sampai
tiba saatnya kamu jatuh cinta pada Luna
Sulit
sekali kujelaskan bagaimana perasaanku
Aku gembira melihat kamu bahagia
Tapi entah kenapa aku juga tiba-tiba merasa kehilangan
Kadang aku cemburu karena kamu gak punya banyak waktu lagi untukku
Sungguh aku sangat terpukul
Ketika dokter bilang kakiku harus diamputasi
Tanpa kaki, Aku nggak akan bisa lagi main basket sama kamu
Sambil tertawa berkejaran dalam hujan
Pada akhirnya aku menyadari
Aku nggak ingin kehilangan kamu Farel
Tapi saat perpisahaan itu pasti akan datang juga
Karena aku tahu kamu sangat mencintai Luna
Dan satu ketika kamu akan menikahinya
Aku nggak mau ada kata-kata perpisahaan diantara kita, Farel
Untuk itulah akhirnya aku memutuskan untuk mendonorkan hatiku pada Luna
Dengan hati yang ada ditubuh Luna
Maka aku bisa terus mendampingimu Farel
Bahkan sampai kamu menikah dan punya anak
Melalui dihatiku yang kudonorkan di tubuh Luna
Aku bisa terus bersamamu
Melalui hatiku yang kini ada ditubuh Luna
Dengan cara itu AKU MENCINTAIMU…"
Aku gembira melihat kamu bahagia
Tapi entah kenapa aku juga tiba-tiba merasa kehilangan
Kadang aku cemburu karena kamu gak punya banyak waktu lagi untukku
Sungguh aku sangat terpukul
Ketika dokter bilang kakiku harus diamputasi
Tanpa kaki, Aku nggak akan bisa lagi main basket sama kamu
Sambil tertawa berkejaran dalam hujan
Pada akhirnya aku menyadari
Aku nggak ingin kehilangan kamu Farel
Tapi saat perpisahaan itu pasti akan datang juga
Karena aku tahu kamu sangat mencintai Luna
Dan satu ketika kamu akan menikahinya
Aku nggak mau ada kata-kata perpisahaan diantara kita, Farel
Untuk itulah akhirnya aku memutuskan untuk mendonorkan hatiku pada Luna
Dengan hati yang ada ditubuh Luna
Maka aku bisa terus mendampingimu Farel
Bahkan sampai kamu menikah dan punya anak
Melalui dihatiku yang kudonorkan di tubuh Luna
Aku bisa terus bersamamu
Melalui hatiku yang kini ada ditubuh Luna
Dengan cara itu AKU MENCINTAIMU…"
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mungkin
kalian semua udah bisa nebak dari mana kutipan tadi aku ambil.
Ya,dari
salah satu film yang pernah aku tonton.
Kalian
tau kenapa ada beberapa kalimat yang tercetak miring dan tebal itu?
karena
itu merupakan kata-kata yang sekarang ini aku rasakan
aku
hanya gadis sentiment yang terlalu termakan oleh kecemburuan konyol yang sama
sekali tak bisa ku ungkapkan.
Dan
kata-kata itu seolah telah mewakili perasaanku yang ingin aku katakan,tapi
sampai saat ini belum bisa terucap
Kata
-kata yang sangat mendalam bagiku
Emm..
apa kalian tau,
apa
yang di rasakan gadis yang telah menulis surat seperti yang aku kutip di atas?
mungkin
aku mencoba untuk bisa merasakan bagaimana sakitnya melihat orang yang kita
sayangi ternyata menyayangi oranglain
mau
tidak mau,suka tidak suka,terima atau tidak. mau berbuat apa?
terkadang
aku membayangkan bagaimana jika aku berada dalam posisi gadis yang menulis
surat tersebut.
Kecewa?
pasti. Sedih? tentunya? apalagi cemburu? sangat wajar jika melihat orang yang
kita sayangi bersama dengan oranglain.
Pikiran
dan perasaan saling berkecamuk tak karuan
Dan
saat itu pula kita di hadapkan 2 pilihan yang sangat sulit.
Pilihan
pertama dimana kita memenangkan ego kita. Kita tidak peduli dengan perasaan
orang yang kita sayang asal kita sendiri bahagia karena tetap bisa bersama
dengannya ataukah opsion yang kedua yakni melihat orang kita sayangi bahagia
dengan taruhan perasaan kita sendiri. Entah itu kecewa ataupun apa yang
terpenting orang yang kita sayangi bahagia,sekalipun mereka bahagia dengan
oranglain bukan dengan kita.
Ya,pilihan
yang sangat sulit
Tapi
jujur sangat amat berat jika aku harus memilih pilihan nomor 2
Ego
dan jealousku mengalahkan segalanya
Itu
karena Takut akan kehilangan mereka
Hmm...
entahlah,itu semua hanya membuat kepala ku yang pening bertambah pusing seperti
mau pecah saja
Aku
memang tidak bisa berbuat banyak jika itu terjadi padaku.
Aku
hanya bisa melakukan yang terbaik semampuku
Mencoba
membuat orang-orang yang aku sayangi tersenyum ,tertawa,merasa nyaman
Tidak
peduli untuk membuat mereka tersenyum aku harus membasahi bantalku dengan
airmata yang menetes deras dan membuat mataku benar benar merah
Aku
tak peduli,karena aku juga memang hanya gadis cengeng yang seringkali menangis
hanya karena masalah sepele
Jadi
jika hanya untuk berkorban airmata saja itu tak masalah bagiku,
Mungkin
Tuhan telah menyiapkan cadangan airmata untukku lebih dari makhluk makhluk
lainnya
Ya
ya ya...
Aku
cuma punya sedikit nasihat untuk kalian semua yang membaca entriku kali ini
"Jaga
orang yang kalian sayangi. Tak hanya itu jaga pula orang orang yang menyayangi
kalian. Jangan hanya menjaga fisik mereka tapi juga perasaan mereka. Apalah
arti kalian menjaga raga mereka jika kalian tak pernah menjaga perasaan mereka.
Raga mereka memang terjaga,tapi perasaan mereka? siapa yang tau kalau kalian
sendiri tidak peka dengan mereka yang menyayangi kalian? Jika tidak,bersiaplah
menyesal bahkan menangis jika suatu saat orang yang menyayangi kalian pergi
atau membagi rasa sayangnya dengan oranglain hanya karena kalian TIDAK PEKA
DAN TIDAK BISA MENJAGA PERASAAN MEREKA. Dan jangan sampai kalian mengorbankan orang yang menyayangi kalian demi orang yang kalian suka !"
Yah,
mulai sekarang aku bakal jaga orang-orang yang menyayangiku (yaelah pede amat
mikir ada orang yang sayang ama aku -__- )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar